Lesi endo-perio dan periocoronitis

shape image

Lesi endo-perio dan periocoronitis

  • Classification of periodontitis
    • PERIODONTITIS KRONIS
    • PERIODONTITIS AGRESIF
    • PERIODONTITIS MANIFESTASI PENYAKIT SISTEMIK
    • NECROTIZING PERIODONTAL DISEASE
    • PERIODONTAL ABSCESSES

Lesi Endodontic-Periodontic (condition)

Kerusakan jaringan periodontal yang diawali dari lesi endondontik atau sebaliknya

  • Etiologi

    • ENDODONTIC AND/OR PERIODONTAL INFECTION

      menciptakan komunikasi, jalur:

      • APICAL FORAMIN
      • ACCESSORY CANALS
      • TUBULI DENTIN
    • TRAUMA AND/OR IATROGENIC

  • Klasifikasi

    • SIMON, ET AL

      • LESI ENDODONTIK PRIMER

        → tdk pengaruh ke perio

      • LESI ENDODONTIK PRIMER DGN KETERLIBATAN PERIODONTAL SEKUNDER

        belum ada hubungan

      • LESI PERIODONTAL PRIMER

        be

      • LESI PERIODONTAL PRIMER DENGAN KETERLIBATAN ENDODONTIC SEKUNDER

        perio dulu, trus endo tpi tdk saling berpengaruh

      • LESI KOMBINASI

        *berpengaruh

    • Torabinejad dan Trope (1966)

      • Endodontic Origin
      • Periodontal origin
      • Kombinasi lesi-endo perio
      • LESI ENDODONTIK – PERIODONTIK YANG TERPISAH
      • LESI DENGAN KOMUNIKASI ANTARA PULPA DENGAN PERIODONTAL
      • LESI TANPA KOMUNIKASI ANTARA PULPA DENGAN PERIODONTAL
    • WORLD WORKSHOP FOR CLASSIFICATION OF PERIODONTAL DISEASE (1999)

      • ENDODONTIC – PERIODONTAL LESSION

      • PERIODONTAL – ENDODONTIC LESSION

      • LESI KOMBINASI

  • Entrance Endo-Perio Lesion

    • A: iatrogenik saat open bur melukai furkasi→ akses
    • endo pengaruh ke perio
    • C: bersamaan lesi perio dan endo jalan sendiri2
    • D: endo perio meluas saling mempengaruhi, bisa disertai abses perio

    https://s3-us-west-2.amazonaws.com/secure.notion-static.com/214d7d36-68d7-4fda-b58c-c0e8697d5e4b/Untitled.png

  • Mikrobiologi

    • Treponema denticola
    • Bacteroides
    • Porphyromonas
    • Prevotella
    • Fusobacterium
    • Fusobacterium
    • Campylobacter
  • GAMBARAN KLINIS

    • Pada fase awal lesi pasien biasanya mengeluh giginya meninggi saat digunakan oklusi dan asimptomatik
    • Saat lesi berlanjut ­čí¬ periradikular / periodontal abses
    • Biasanya disertai poket yang dalam jika kerusakan periodontal meluas
    • Sinus tract (fistula) dan sulkus yang sempit krna kerusakan tulang vertikal ­čí¬ dapat digunakan guttap percha point
  • Gambaran RO

    • Gambaran radiografis hampir sama dengan perioodontal abses ­čí¬ sedikit susah pemeriksaan radiografi pada fase awal lesi
    • Perhatikan integritas lamina dura ­čí¬ sebagian besar mengalami kerusakan pada lesi periodontal: terputus

    https://s3-us-west-2.amazonaws.com/secure.notion-static.com/2e77fdc9-1344-40f4-a6ee-0a6b9ce75f81/Untitled.png

  • Treatment

    • NONVITAL: Diutamakan perawatan endodontic terlebih dahulu ­čí¬ evaluasi ­čí¬ perawatan periodontal
    • Jika terjadi abses maka perawatan awal dimulai dengan managemen lesi akut ­čí¬ drainage via poket, subgingival srp, kuretase, bedah flap perio ­čí¬ pulpektomi (bisa sebagai drainage
    • Antibiotik jika terjadi ­čí¬ lesi periodontal akut, peningkatan suhu tubuh, cellulitis, penyakit sistemik, immunocompromised

Pericoronitis

  • Definisi

    Inflamasi pada jaringan lunak disekitar crown gigi yang tumbuh parsial

  • Umumnya pada gigi yang erupsi sangat lambat/ impaksi, secara umum terjadi pada molar ektiga RB

  • Meningkatkan, kejadian: hamil, kelelahan stress

  • Etiologi

    • akumulasi debris di sekitar operkulum

    → ada tekanan sehingga radanag

    • Trauma oklusi pada jaringan pericoronal oleh gigi lawan
  • Microflora

    • selama pericoronitis (symptomatic)
      • FUsobacterium meningkat pada plak subgingiva
      • Neisseria meningkat
      • Actinomyces menurun pada plak gingiva
    • After Treatment (ASymptomatic)
      • Actinomyces meningkat
      • Poryphyromonas turun pada plak subgingiva
  • Klasifikasi

    • Akut
      • severe pain
      • referred pain (sampek blakang telinga, leher samping)
      • swelling
      • kadang ada pus
      • trismus (gabisa buka mulut)
      • lymphadenopathy
      • spread infection
    • Kronis
      • dull pain/ mild discomfort tapi menurun setelahnya

    https://s3-us-west-2.amazonaws.com/secure.notion-static.com/5fc1745e-8f96-4e18-97a9-5da2bad424c2/Untitled.png

  • Treatment

    • Pasien dengan nyeri terlokalisir dan swelling jaringan pericoronal tanpa gejala regional dan sistemik
      1. Debridement plak dan debris
      2. Drainase pus dengan insisi flap daerah pericoronal
      3. Irigasi dengan salin steril, chlorhexidine, atau H2O2/air garam hangat
      4. Eliminasi trauma oklusi
    • Pasien dengan gejala regional dan sistemik (pyrexia, tachycardia, hipotensi)
      • sama dengan treatment lokal
      • Metronidazole 400 mg, 3x1, selama 5 hari/ penoxymethypenicilin 500 mg, 4x1, 5 hari/ erythromycin 500 mg, 4x1, 5 hari/ kombinasi jika severe infection
    • Tindakan bedah
      • ekstraksi gigi M3(Odontektomi)
      • Operkulektomi

Post a Comment

© Copyright 2019 DENTSIVE: materi dan soal kedokteran gigi

Form WhatsApp

This order requires the WhatsApp application.

Order now